Tips Meredam Amarah Suami

Tips Meredam Amarah Suami

meredam amarah

Dalam suatu pernikahan pasti ada yang namanya pertengkaran dan masalah-masalah entah itu masalah di dalam rumah maupun di luar rumah. Oleh karena itu, banyak pula solusi-solusi yang bisa kalian lakukan untuk menyelesaikannya. Tips kali ini akan admin tujukan kepada para istri yang sedang menghadapi permasalahan dalam keluarga dan khususnya kepada suaminya. Orang-orang yang pintar dan mau berfikir, pasti memiliki caranya sendiri untuk meredam kemarahan suaminya. Banyak sebab-sebab kemarahan sang suami disini, termasuk pula dikarenakan sifat sang istri yang tidak sesuai dengan suaminya. Nah, jangan khawatir guys. Dalam menghadapi masalah, kalian dituntut untuk tidak panik dan tidak mendahulukan emosi untuk menyelesaikannya.

Berikut ini akan admin sampaikan 7 Tips Meredam Kemarahan Suami yang mungkin bisa kalian praktikkan di rumah ketika kalian menghadapi suami yang sedang dirundung emosi..

1. Jangan menambah fikiran suami
Jika suami kalian sedang marah dan emosi karena permasalahan ekonomi atau masalah yang tidak ada habisnya, upayakan untuk menjadi teman curhatnya dan jangan sampai menambah bebannya. Yang dimaksudkan menambah beban disini adalah dengan bercerita dan cerewet masalah anak-anak atau keprihatinan yang terjadi dalam rumah. Jangan sampai kalian mengeluh dengan keadaan ekonomi yang semakin menurun. Justru, jika permasalahannya seperti itu, upayakan untuk membantu suami kalian menambah-nambah tambahan pemasukan atau kalau tidak berikanlah semangat dan solusi.

2. Berikan kelembutan kalian
Jika kalian salah dalam melakukan suatu pekerjaan dan itu membuat suami kalian marah, tunjukkan kelembutan kalian dengan memanggilnya dengan sebutan yang paling ia sukai serta langsung meminta maaf kepadanya. Jangan malu untuk mengakui kesalahan kalian, apalagi malu untuk meminta maaf. Akui semua kesalahan kalian dan jangan ditutup-tutupi yaa.

3. Bersabar adalah kunci
Sabar adalah kunci kesuksesan dalam menjalankan segala apapun. Dalam mereda kemarahan sang suami, diwajibkan untuk selalu sabar. Kemarahan setiap laki-laki itu berbeda-beda lho. Ada yang marah lalu diam saja, ada pula yang marah dengan membentak-bentak atau bahkan membanting barang-barang untuk meluapkan kemarahannya. Sabarlah, jangan melawan, jangan sampai kalian membantah suami kalian. Boleh member tahu bahwa marah itu tidak baik, tapi jangan sampai kalian menggurui. Karena justru itu akan membuat suami kalian tambah marah.

4. Jangan memotong pembicaraannya
Jika suami kalian sedang marah dan sedang menasehati kalian, jangan sampai kalian memotong pembicaraannya. Jangan sampai kalian ikut-ikutan menyela apalagi ikut menasehatinya. Jika suami marah dan sedang berdiri, maka ajaklah untuk duduk dan ajaklah berbicara dengan baik-baik.

5. Jangan tinggalkan dia sendiri
Justru ketika ia marah, jangan sampai kalian tinggalkan ia sendirian. Kecuali jika ia bicara ingin sendiri terlebih dahulu, maka tinggalkan dia sementara waktu sampai hatinya dingin. Jangan tinggalkan dia untuk tidur sedirian, tetap temani dia dan redakan kemarahannya dengan selalu merayunya.

6. Berikan sedikit humor
Ketika suami marah, redakanlah dengan cara-cara diatas, dan tutuplah dengan sedikit humor atau gurauan. Pastikan melakukannya jika kalian sudah merasa bahwa suami kalian mulai bisa tenang. Jika kalian melakukannya saat ia masih marah, bisa-bisa terjadi salah faham yang berakibat fatal. Suami kalian akan mengira bahwa kalian tidak serius dan meremehkannya.

7. Tetaplah tersenyum utuk suami kalian
Senyum adalah ibadah, senyum akan membangkitkan kebahagiaan kepada siapapun yang melihatnya. Jika suami kalian marah, jangan tunjukkan wajah yang selalu cemberut. Berikan senyum yang menenangkannya.

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: