Menurut adat jawa seorang mempelai wanita harus ikut tinggal bersama sang pria

taat pada suami

Menurut adat jawa seorang mempelai wanita harus ikut tinggal bersama sang pria

Menurut adat jawa seorang mempelai wanita harus ikut tinggal bersama sang pria

pernikahan budaya jawaMenurut adat jawa seorang mempelai wanita harus ikut tinggal bersama sang pria
Jika kamu tinggal di Jawa, tentu sudah sering melihat dengan janur kuning melengkung yang berada di depan rumah si wanita. Janur ini bermakna seperti papan reklame, semacam siaran untuk memberitahu masyarakat luas kalau ada pesta acara pernikahan.
Acara pernikahan adat jawa yang sebenarnya dapat berlangsung lebih dari satu hari. Bahkan, pada zaman dahulu pesta acara pernikahan bisa sampai 7 (tujuh) hari lamanya karena adanya pertunjukan yaitu pertunjukan wayang. Hal ini dapat kita lihat dalam prosesi upacara pernikahan yang penuh makna dan khas.
Menurut hukum Indonesia, suami istri diharuskan untuk mempunyai tempat kediaman yang tetap yang ditentukan oleh suami istri bersama (lihat Pasal 32 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo Pasal 78 Kompilasi Hukum Islam). Terutama bagi masyarakat yang beragama Islam, berlaku Kompilasi Hukum Islam yang menentukan bahwa suami wajib menyediakan tempat kediaman bagi istri di mana tempat kediaman ini adalah tempat tinggal yang layak untuk melindungi istri dan anak-anaknya dari gangguan pihak lain, sehingga mereka merasa aman dan tentram. Diwajibkan pula bagi suami untuk melengkapi tempat kediaman sesuai dengan kemampuannya serta disesuaikan dengan keadaan lingkungan tempat tinggalnya, baik berupa alat perlengkapan rumah tangga maupun sarana penunjang lainnya (lihat Pasal 81 KHI).
Idealnya, pasangan yang sudah menikah meninggalkan rumah orang tua untuk membangun rumah tangganya sendiri. Akan tetapi, ada  banyak alasan maupun kendala yang kemudian mengharuskan pasangan tersebut untuk  tinggal di rumah orang tua atau di rumah mertua. Seperti kebanyakan orang jawa yang kebanyakan tinggal dirumah mertuanya, bahkan ada yang beralasan untuk sementara dan bahkan cukup lama.
Sebenarnya, selain hukum negara, di Indonesia masih berlaku juga hukum adat, termasuk adat Jawa, orang jawa mempunyai adat untuk pasangan pengantin yang usai menikah, bahwasanya perempuan harus tinggal dirumah laki-laki atau suaminya. Dikarenakan hal tersebut sudah menjadi adat dari zaman dahulu dan supaya tidak ada beban untuk orang tua dari perempuan. Negara kita memang banyak sekali budayanya, sehingga banyak sekali berbedaan diantara kita. Alangkah baiknya kita sebelum menikah sudah mempunyai tempat singgah sendiri atau memiliki rumah sendiri, atau juga seusai menikah kita rencanakan untuk membangun rumah bersama, hal ini akan menjadi sangat  tidak merepotkan bagi anda yang akan menjalin rumah tangga yang harmonis.

/ Blog

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: