5 Tips Agar Isi Kartu Undangan Kamu Terlihat Unik, Kreatif dan Menarik

Isi Kartu Undangan

5 Tips Agar Isi Kartu Undangan Kamu Terlihat Unik, Kreatif dan Menarik

5 Tips Agar Isi Kartu Undangan Kamu Terlihat Unik, Kreatif dan Menarik

By Rani Yustita

Selain amplop atau cover, isi kartu undangan juga perlu diperhatikan agar informasi dapat tersampaikan dengan tepat, unik dan menarik untuk terus dibaca


Kadang kala orang lupa bahwa selain cover dan amplop, isi kartu undangan pernikahan pun harus senantiasa di perhatikan. Ada beberapa elemen yang tidak boleh terlupakan, dan juga etika-etika dalam penulisannya. Mulai dari penulisan nama dan gelar, layout wording yang tepat, hingga penempatan peta yang harus sesuai. Karena jika hal ini salah dilakukan, ada kemungkinan kartu undangan yang kamu buat tidak akan sampai informasinya pada tamu undangan.

Dalam dunia desain, hal ini biasanya dinamakan wording etiquette  atau etika penulisan. Setiap negara pasti memiliki etika penulisan yang berbeda, yang tentu disesuaikan dengan budaya masing-masing. Apa saja sih isi kartu undangan dan wording etiquette yang harus kita perhatikan? Yuk simak artikel kami dibawah untuk lebih jelasnya!

Mengenal Isi Kartu Undangan

Isi Kartu Undangan

Secara garis besar, isi kartu undangan universal yang dipakai hampir di seluruh dunia seperti yang ada pada gambar di atas. Disitu terdapat host line, nama pasangan yang akan menikah, tulisan mengundang, informasi acara pernikahan dan sebagainya. Mau bagaimana pun bentuk atau desainnya, rata-rata banyak orang pasti menggunakan format seperti gambar di atas.

Namun ada perbedaan yang cukup signifikan jika kita melihat kartu undangan yang biasa di pakai di Indonesia. Di negara kita, isi kartu undangan biasanya di awali dengan kalimat doa yang di ambil dari kitab suci. Ada juga penambahan segmen yang tidak ada di format universal ini, karena biasanya acara pernikahan di kita terdiri dari akad dan resepsi. Tidak jarang juga ada yang mengadakan resepsi lebih dari sekali, yang tentu saja akan mempengaruhi format kartu undangan yang disebar.

 

Kreatif Dalam Membuat Kalimat Mengundang

Image result for wording wedding invitation

Jika biasanya kalimat mengundang pada isi kartu undangan universal hanya sepatah kata, kita menggunakan versi lebih panjangnya. Tidak hanya itu, kalimat yang digunakan pun cenderung sangat formal dan terlihat kaku, terutama bagi pasangan anak muda.

Kamu sebenarnya bisa merubah kalimat undangan menjadi lebih modern, dengan cara tidak menggunakan kalimat undangan sama sekali. Maksudnya adalah, ganti kalimat ini dengan ilustrasi yang secara tidak langsung mengisyaratkan turut mengundang tamu undangan.

Namun jika space pada kartu undangan terlalu kecil, ganti saja kalimat mengundang tamu ini dengan kata-kata yang lebih jenaka dan ceria. Kamu juga bisa menggunakan bahasa Inggris agar memberikan kesan yang lebih keren dan modern. Tapi yang pasti, kalimat mengundang ini harus disesuaikan dengan tamu undangan yang kamu undangan. Rasanya tidak etis menggunakan kalimat mengundang yang terlalu jenaka jika kartu undangan ditujukan ke orang yang jauh lebih tua.

 

Tambahkan Ilustrasi

Ilustrasi merupakan salah satu cara untuk memberikan aksen tambahan yang paling mudah pada isi kartu undangan. Agar tepat sasaran, ilustrasi yang digunakan sebaiknya sesuai dengan tema acara pernikahan. Baik dari warna, pola, tekstur hingga desain keseluruhan. Ilustrasi yang baik pun besarnya sesuai, tidak menutupi atau membuat isi kartu undangan berantakan.

Namun tidak semua kartu undangan membutuhkan ilustrasi gambar. Jika kamu memilih kartu undangan yang menggunakan tipe typografi, kamu tidak perlu memerlukan ilustrasi yang berlebihan. Cukup gunakan saja tambahan aksen border pada ujung-ujung kartu undangan, dan isi kartu undangan pun menjadi menarik.

Atau jika kamu benar-benar ingin terlihat berbeda, kamu bisa menambahkan ilustrasi yang berbentuk 3D, atau juga bisa menggunakan laser cut. Jadikan ilustrasi ini sebagai ‘atraksi utama’ dari isi kartu undangan mu, dan tunggu decak kagum dari para tamu undangan.

 

Berkreasi Dengan Font

Font atau jenis tulisan pun tidak boleh luput dari perhatian kamu. Karena secara tidak sadar, penggunaan font yang salah akan membuat pembaca kurang ‘sreg’ saat membaca isi kartu undangan. Tentu saja, jenis tulisan disini harus disesuaikan dengan tema kartu undangan yang kamu pakai. Kalau kamu menggunakan tema tradisional, ada baiknya kamu menggunakan tipe font yang cursive atau melengkung. Hal ini akan membuat kartu undangan terasa formal dan tradisional.

Namun jika kamu memilih menggunakan tema yang lebih modern, kamu bisa bebas berkreasi dengan font pada isi kartu undangan. Mulai dari font typography, cursive hingga tipe font modern lainnya. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa melihat beberapa contoh tipe font yang biasa digunakan pada kartu undangan pernikahan disini.

 

Ciptakan Titik Fokus

Layaknya dekorasi resepsi pernikahan, isi kartu undangan pun harus mempunyai titik fokusnya tersendiri. Hal ini diperlukan agar para tamu tahu dari mana mereka harus memulai membaca. Titik fokus ini juga berfungsi agar informasi yang ada pada isi kartu undangan dapat dibaca dengan mudah, singkat dan padat. Biasanya, titik fokus ini berada pada informasi tempat dan waktu acara pernikahan. Mulai dari informasi tempat resepsi, waktu acara, hingga ketentuan-ketentuan tambahan seperti dress code dan semacamnya.

 

Baca Juga :
Wah, 12 Desain Kartu Undangan Unik Ini Sedang Banyak Dicari Loh!

 

Seperti yang sudah saya jelaskan, kita tidak boleh terlalu fokus melihat desain dan warna dari kartu undangan yang akan kita pakai. Kita juga harus teliti dengan segala isi yang ada di kartu undangan ini, agar tamu undangan bisa datang ke acara pernikahan dengan lancar. Yuk kita kreatif dalam membuat isi kartu undangan!

Share the Post

About the Author

Comments (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: