Fakta Pasangan Suami-Isteri Jaman Now Lebih Sering Cerai, Ladies Wajib Baca

073676700_1441094618-5-artis-cerai

Fakta Pasangan Suami-Isteri Jaman Now Lebih Sering Cerai, Ladies Wajib Baca

Tanpa kita sadari dijaman yang serba canggih akan tekhnologi modern dan serba instan sekarang ini lebih banyak pasangan yang mengalami kawin cerai. Sangat jauh berbeda dengan pasangan di jaman dulu.

Uniquecardwedding.co.id – Orang jaman dulu sepertinya lebih bisa mempertahankan perkawinan daripada perkawinan jaman sekarang. Dan sepertinya, pernyataan ini tidak salah, karena seorang profesor psikolog sosial sekaligus penulis dari buku The All-Of-Nothing Marriage: How the Best Marriages Work, Eli Finkel, mengungkapkan, tentang hubungan di jaman now sangat berat, hampir 50% dari pernikahan berakhir dengan perceraian.

 

Baca Juga Artikel Ini:

Pengen Pernikahan Langgeng?

Punya pasangan orang batak? ini prinsip mereka

 

Sejumlah ahli coba untuk menemukan alasan di balik semua kasus tentang perceraian, dan Eli Finkel mengungkapkan, kalau hal tersebut karena kita secara umum bersifat sangat idealis. Ia menjelaskan kalau banyak pasangan yang berekspektasi berlebihan dalam hubungan cinta mereka.

Eli menuturkan mengapa pengertian kita tentang pernikahan telah banyak berubah seiring berjalannya waktu, dan sejumlah besar dari kita banyak menuntut hal dari pasangan kita lebih dari yang pernah dilakukan sebelumnya.

 

Awas! Kata-Kata Berbahaya Ini Dapat Merusak Pernikahan Anda!

Antara Bekerja Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga

 

Eli meyakini kalau gaya hidup serta budaya di jaman now sangat membawa perubahan bagaimana orang melihat perkawinan dalam 100 tahun terakhir. Adanya harapan yang terlalu tinggi di dalam masyarakat kalau pasangan mereka menijinkan untuk berkembang, seperti halnya mengejar karir walaupun sudah menikah, tetap ingin melanjutkan sekolah walaupun sudah menjadi ibu rumah tangga, dan tetap ingin bekerja walaupun sudah mempunyai seorang anak dan banyak hal lainnya.

Hal tersebut semakin membuat banyak orang seolah-olah mempercayakan pada pasangan untuk mendapatkan kepuasan diri, memenangkan ego serta ambisi. Hal seperti inilah yang membuat pernikahan mendapatkan tekanan besar.

 

Eli menyarankan kalau dengan cara mengurangi ekspektasi dan sikap idealis, akan mampu meningkatkan potensi bertahannya pernikahan. Ia percaya kalau tidak ada salahnya satu orang dalam pernikahan mengurangi aktivitasnya, terutama sang ibu, mengorbankan salah satu hal yang dianggap penting.

Mendidik Anak Agar Menjadi Sholeh dan Shalehah

6 Desain Kartu Undangan Adat Yang Tradisional Tapi Tetap Kece!

 

Dalam sebuah Journal of Social and Personal Relationships Ia pun merujuk penelitian tentang 269 pasangan muda yang memiliki ekspektasi tinggi dalam pernikahan. Alhasil, penelitian nya pun menemukan bahwa ketika ekspektasi dan kenyataan tidak terpenuhi, maka sebagian besar pasangan akan meninggalkan hubungan mereka.

Untuk menjalani pernikahan memang tidak mudah di jaman now, namun, bukan berarti kalian bisa menyerah begitu saja, dan kalau kalian bisa menahan ego dan lebih bersikap realistis, maka pernikahan kalian bisa dipertahankan. Ada baiknya untuk para ladies, mulailah menurunkan ekspektasi secara perlahan, kalau ingin pernikahanmu utuh. 

 

Author : Rani Yustita

Cara Memesan Kartu Undangan Online 

 

/ Blog

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *